4life indonesia logo

Buy 4Life Products Now ,

Join As Distributor 4Life Indonesia

Rio vida

 

TF tri-factor formula

 

Transfer factor Plus trifactor

Transfer Factor Indonesia | Transfer Factor Indonesia Informasi

Home | Opportunity | Beli Sekarang |Join As Distributor| Hubungi Kami | Research | Doctors opinion | Testimoni | Video |

Untitled Document

4Life Transfer Factor tri factor Indonesia

TRANSFER FACTOR: Bukan Obat, Vitamin, Mineral, Enzim, Herbal, Kolostrum, Steroid ataupun Hormon.

TAUKAH ANDA TENTANG TRANSFER FACTOR?

Kita hidup di dunia yang tengah mengalami krisis kesehatan. Kita segera menghadapi akhir dari “Golden Era” dari obat-obatan dimana kita sudah tidak bisa tergantung lagi pada antibiotika. Bakteri yang kebal terhadap antibiotika sangat cepat perkembangannya dan wabah virus seperti bom waktu yang siap meledak . Di Amerika tahun lalu 180.000 orang meninggal karena penyakit infeksi. Dokter-dokter memprediksi bahwa 50 juta orang akan meninggal karena wabah. Setiap tahun lebih dari 2 juta orang di diagnosa menderita kanker atau penyakit jantung. Penyakit Diabetes melonjak dengan cepat. Penyakit auto-immune seperti rheumatoid arthritis, lupus, Multiple Schlerosis dan alergi meningkat. Pertanyaannya adalah

APA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK MELINDUNGI ORANG-ORANG YANG KITA SAYANGI ???

MENGAPA SELAMA INI KITA MELUPAKAN PENTINGNYA SISTEM KEKEBALAN TUBUH KITA SENDIRI DALAM MENGHADAPI ANCAMAN PENYAKIT ???

TRANSFER FACTOR adalah REGULATOR kesehatan anda

KATEGORI BARU yang MELEBIHI vitamin, mineral atau herbal

BELUM ADA NUTRISI yang bisa bekerja seperti cara kerja TRANSFER FACTOR.

Transfer Factor sudah ada dalam tubuh kita sekarang. Ditemukan oleh Dr.Sherwood Lawrence pada tahun 1949. Transfer Factor adalah bagian dari sel darah putih manusia. Transfer Factor mempunyai kepandaian (Memory Molecule). Transfer Factor menyimpan informasi untuk mengatur kesehatan anda. Transfer Factor menggunakan asam amino untuk menyimpan informasi. Transfer Factor mengandung 44 asam amino yang berfungsi seperti alfabet dan dapat membuat berbagai macam kalimat. Bayangkan kalau alfabet dgn 26 huruf bisa membuat banyak kalimat, bagaimana dengan Transfer Factor yang mempunyai 44 asam amino???

Transfer Factor adalah master regulator kesehatan anda. Mengapa?

Karena Transfer Factor:

  1. Mengatur produksi antioksidan alami dalam tubuh seperti glutathion, as.ascorbat, enzim katalase dll.

  2. Mempengaruhi kerja system kekebalan tubuh, yang menentukan kita sakit atau sehat.

  3. Mempengaruhi detoksifikasi melalui proses glutathione-S-transferase yang merupakan agen natural yang dibentuk untuk membersihkan sel-sel tubuh manusia.

  4. Peremajaan tingkat selular (Cellular Rejuvenation)

  5. Menurunkan kerusakan oksidatif sehingga radikal-radikal bebas yang dihasilkan juga akan menurun.

  6. Memperlambat proses penuaan (Anti-Aging).


MENGAPA TRANSFER FACTOR BERBEDA?

Sebuah produk baru jika di promosikan dengan jujur dan produk ini benar benar efektif maka respon konsumen terhadap produk ini akan menghasilkan sukses yang berkepanjangan.

Biasanya, produk baru di promosikan berlebihan sehingga membuat masyarakat terhanyut kegembiraan sesaat. Tapi setelah mereka menyadari bahwa produk baru itu hanya sekedar nutrisi lain (herbal atau phitonutrient) yang sejenis dengan nutrisi di pasaran, kita semua akan merasa kecewa.

Contohnya,

1. Xango (Xanthones) dari buah manggis, mempunyai sifat anti inflamasi yang dapat menghambat enzim COX-2 penyebab inflamasi. Padahal banyak nutrisi lain yang sifatnya menghambat inflamasi seperti kurkuma, akar jahe, DHA fatty acid(Fish oil), GLA(Gamma linolenic acid), bahkan vitamin E. Tubuh memakai inflamasi sebagai senjata untuk mempertahankan kesehatan. Inflamasi baik bila terkendali. Banyak lagi enzim dan kimia dalam tubuh yang menyebabkan inflamasi seperti

- TNF-alpha (Tumor Necrosis Factor alpha)

- IL-6 (Interleukin 6), Interleukin -1 beta, Interleukin-8.

- Lipoxigenase dll.

Nutrisi seperti Xanthones mengendalikan inflamasi dengan cara menghambat. Transfer Factor mengijinkan inflamasi yang berguna untuk melakukan tugasnya sedangkan inflamasi yang membahayakan akan di hambat. Terlihat jelas perbedaannya kan ?

2. Goji Juice dari Goji berries termasuk kategori Glikonutrient & Phitonutrient. Termasuk juga Noni (buah pace) dan manggis (Xanthones). Protein Goji dikatakan bisa meningkatkan level interleukin-2 atau TNF-alpha. Phitonutrient tidak punya kemampuan untuk mengetahui keperluan tubuh terhadap TNF-alpha. Sementara TNF-alpha dalam level yang sangat tinggi dapat di gunakan untuk menghancurkan tumor, dapat pula merusak organ tubuh bahkan dapat membunuh orang. Saya tidak mengatakan bahwa Goji akan melukai seseorang tapi Transfer Factor bekerja dengan cara yang berbeda. Transfer Factor dapat meningkatkan TNF-alpha sampai ribuan persen bila memang diperlukan oleh tubuh untuk menghancurkan tumor sedangkan Goji hanya bisa meningkatkan sampai ratusan persen.


TRANSFER FACTOR SEPERTI OTAK YANG KECIL . . . MENGAPA???

Contoh cara kerja Transfer Factor adalah saat kita kontak dengan Virus cacar air. Pertama kali kita akan menderita cacar air. Dalam kehidupan, kita akan kontak dengan virus cacar air berkali-kali, tapi kita tidak menderita sakit lagi. Mengapa?

Transfer Factor seperti otak yang kecil yang beredar di seluruh tubuh. Transfer Factor menyimpan informasi tentang karakteristik dari Virus Cacar Air. Ketika kontak dengan virus tersebut untuk yang kedua kalinya, Transfer Factor mengenali virus ini dan mengirim pesan kepada semua jajaran system kekebalan tubuh untuk membunuh virus ini. Oleh karena itulah kita tidak akan sakit untuk kedua kalinya.

Setiap hari dalam tubuh kita banyak sel yang bermutasi, jika tidak di musnahkan akan berkembang menjadi sel kanker.

Bagaimana tubuh kita mengenali sel-sel yang bermutasi ini?

Transfer Factor berperan dalam mengenali se-sel yang bermutasi ini dan mengirim signal kepada sel T pembunuh (T Killer Cell) untuk menghancurkan sel tersebut.

Contoh lain yang dapat menggambarkan kerja dari Transfer Factor adalah adanya partikel-partikel tidak berbahaya yang masuk dalam tubuh kita setiap hari seperti debu, serbuk sari, bulu-bulu binatang dll. Kadang-kadang tubuh kita mengenali partikel yang tidak berbahaya ini sebagai sesuatu yang berbahaya. Akibatnya timbul reaksi alergi. Transfer Factor juga berperan dalam mengatur proses ini. Jika Transfer Factor di dalam tubuh bekerja dengan baik maka system kekebalan tubuh akan mengenali partikel yang tidak berbahaya tersebut. Sehingga tidak akan timbul reaksi alergi.

TRANSFER FACTOR : TEROBOSAN BARU DI BIDANG MEDIS DAN NUTRISI.

Transfer Factor adalah satu-satunya suplemen yang di rekomendasikan untuk pasien oleh dokter-dokter di rumah sakit di Rusia dan di akui oleh Departemen Kesehatan Rusia.

Penelitian dilakukan pada pasien-pasien dengan penyakit Kanker, Hepatitis, AIDS, radang pada tulang, infeksi saluran kencing (UTI), psoriasis (Penyakit autoimmune pada kulit) dan dermatitis (allergy pada kulit), dan ulkus duodenum (Luka pada usus) akibat infeksi Helicobacter Pylori.

Ilmuwan dan dokter-dokter sangat tercengang terhadap hasil kerja Transfer Factor. Mereka membuat pernyataan bahwa “ Belum ada produk nutrisi di dunia ini yang bisa menyamai kerja dari Transfer Factor”

Dr.Lydia N. Hadidjaja 0815-103-69162, 08588-2222-162



 

 

 

Go Articles will be listed here


Bookmark Transfer Factor Indonesia | Transfer Factor Indonesia Informasi

English Version

Berita Terkini


------
Transfer Factor: 3 Fungsi Utama
1. Mendidik Sistem Immune Dengan Cara Mentransfer Informasi Pada Sel-sel Immune. Terutama sel NATURAL KILLER (NK Sel), Untuk Dapat Mengenali Rupa-rupa VIRUS, BAKTERI, KUMAN, PARASIT, Serta Sel-sel Rusak
2. Merangsang / Meningkatkan Aktivitas Sistem Imun Untuk Menyerang Musuh-musuhnya Serta Mengingat / Merekam Rupa-rupa Musuh Agar Tindakan Dapat Diambil Dengan Lebih Cepat Pada Serangan Di Masa Depan

3. Menenangkan / Menyeimbangkan Sistem Immune Untuk Kembali Kepada Status “tenang” Apabila Musuh-musuh Telah Berhasil Di Atasi (IMMUNO-MODULATOR), Serta Mencegah Terjadinya Kesalahan Sistem Immune Menyerang Dirinya Sendiri Seperti Yang Terjadi Pada Penyakit AUTOIMMUNE


Articles


1) Transfer factor vs Goji Juice

2) Perbedaan Transfer factor vs Kolostrum Sapi

3 Transfer factor dan kanker

 

Archived news here.

 

Sitemap | Terms of Use | Privacy Policy | Contact

copyright 2014 Indonesia-TransferFactor.com, All Rights Reserved.

Legal Notice: This website is powered by Amazon, Adsense, Clickbank, Yahoo! Answers and Youtube. All trademarks are copyrighted by their respective owners. Please read our terms of use and privacy policy.